
DOSEN FEB UMP MENJADI TIM PENELITI KAJIAN UMKM DI BANYUMAS
Senin, 17 Desember 2024 telah dilaksanakan Sosialisasi Hasil Kajian Strategi Pengembangan UMKM, bersamaan dengan Sosialisasi Pemetaan Komoditas Unggulan Kabupaten Banyumas.
Kegiatan tersebut dila
ksanakan di Ruang Aula Bappedalitbang, yang dihadiri oleh perwakilan Anggota Dewan Kabupaten Banyumas, beserta dinas dan stakeholder di Kabupaten Banyumas, diantaranya yaitu Dinas DinnakerkopUKM, Dinperindag, DPMPTSP, DinpertanKP, Dinkannak Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah, Pejabat Struktural dan Fungsional Bappedalitang, ASPIKMAS, dan Tim Konstulan.
Penelitian Strategi UMKM ini diketuai oleh Nawalin Nazah, Ph.D (FEB UMP), yang beranggotakan Rifka Utami Arofah, S.M., M.M (FEB UMP), Drs. Guntur Gunarto, M.Si. (Administrasi Publik, FISIP UNSOED), dan Devit Bagus Indranika, S.Sos., M.Si (Administrasi Publik, FISIP UNWIKU).
Kajian ini mengacu pada KAK (Kerangka Acuan Kerja), yang terdiri dari 3 pertemuan inti, yakni Paparan Awal sekaligus FGD, Paparan Akhir, dan Sosialisasi kepada Anggota Dewan beserta stakeholder.

“Penelitian ini adalah studi kualitatif. Berdasarkan analisis SWOT, UMKM di Banyumas berada dalam posisi grow and build (bertumbuh dan membangun) sehingga perlu dilakukan strategi intensif dan integratif”, ungkap Nawalin Nazah, Ph.D.
“Berdasarkan analisis AHP (Analytical Hirearchy Process), strategi prioritas yang perlu dilakukan adalah berkaitan dengan regulasi dan penyederhanaan perizinan, branding, jaringan pasar dan pemasaran, inovasi dan teknologi, pemodalan, dan SDM” lanjutnya.
Kedepan, hasil so
sialisasi ini diharapkan dapat menjadi awal semakin kuatnya kolaborasi seluruh dinas dan juga stakeholder hexahelix yang terdiri dari pemerintah, pelaku usaha (UMKM dan industri), akademisi, lembaga keuangan, media, dan masyarakat dapat saling berkolaborasi untuk mendukung UMKM di Kabupaten Banyumas.


